Siaran pendidikan interctive persiapan Ujian Nasional Dan Ujian akhir semester rencananya akan dimulai tanggal 28 Februari 2011. Materi dan presentasi baru dalam proses penyusunan. Siaran ini bisa diakses melalui parabola atau video streaming di www.tve.depdiknas.go.id atau TVRI hanya jam 14.00 Senin - Jum'at.
Rabu, 23 Februari 2011
SOAL UJIAN
Kisi kisi Tes kendali mutu, ujian semster dan koleksi ujian nasional Otomotif silahkan cari di download bahan ajar pada tab samping blog ini. Bahan ajar 1
Bahan Ajar 2
Bahan Ajar 2
Sabtu, 19 Februari 2011
BELAJAR ON-LINE...INSPIRATIF...APLIKATIF
Bagi yang ingin mendalami mata pelajaran Teknik Otomotif , Teknik Mesin dan Elektronika berbasis animasi dan Mobile, silahkan buka situs http://m-edukasi.net/karya-lain-bpm-pustekkom.php. Konten yang ada di situs ini bisa di aplikasikan di HP anda jadi belajar kapan saja dan dimana saja.
Sekilas tentang BPM Pustekkom Semarang:
Di lingkungan Depdiknas, BPM Semarang mengemban tugas untuk melaksanakan pengkajian model dan format sajian multimedia untuk pembelajaran. Dalam menjalankan tugas tersebut, fungsi-fungsi yang diselenggarakan BPM Semarang adalah :
- Pengkajian model dan format sajian multimedia
- Perancangan model dan format sajian multimedia
- Pembuatan model dan format sajian multimedia
- Pengelolaan sarana, peralatan, dan bahan pengembangan model dan format sajian multimedia
- Pemberian layanan teknis pengembangan model dan format sajian multimedia
- Pelaksananaan urusan ketatausahaan Balai.
BPM Semarang mencanangkan visi menjadi lembaga unggulan dalam pengembangan dan pendayagunaan multimedia pembelajaran. Sedangkan missi yang terus akan dilakukannya adalah :
- Mengembangkan berbagai model dan format multimedia pembelajaran
- Mengembangkan sistem pembelajaran yang memanfaatkan program multimedia pembelajaran
- Mengembangkan sumber daya manusia di bidang pengembangan dan pemanfaatan multimedia pembelajaran
- Mengembangkan program kemitraan dengan unit lain dalam bidang pemanfaatan TIK untuk pendidikan.
Program dan kegiatan kerjasama/ kemitraan yang bisa dilakukan BPM Semarang dengan instansi lain, antara lain adalah :
- Pelatihan penulisan naskah multimedia pembelajaran
- Pelatihan produksi program multimedia pembelajaran interaktif
- Pelatihan penulisan naskah mobile learning
- Pengembangan desain model pembelajaran dengan memanfaatkan TIK
- Magang / in-house training untuk produksi program multimedia
- Konsultasi dan fasilitasi dalam pengembangan program multimedia pembelajaran
Sejak berfungsi sebagai unit pengembang media, BPM Semarang hingga saat ini telah memproduksi program Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI), baik dalam format on-line maupun off-line. Beberapa program produk BPM Semarang tersebut telah dimanfaatkan untuk menambah variasi sumber belajar bagi peserta didik. Program MPI tersebut juga telah diupload di situs pendidikan yang dikelola Pustekkom bernama E-dukasi.net.
Mulai tahun 2009, BPM mengembangkan model dan format multimedia format mobile-learning dengan nama Mobile Edukasi (m-Edukasi). Dengan didukung oleh tenaga ahli di bidang pengembangan multimedia serta fasilitas produksi yang memadai, ke depan, BPM Semarang akan terus berinovasi untuk mengembangkan berbagai model dan format multimedia pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi informasi.
SUMBER INFORMASI DAN SITUS : http://m-edukasi.net/profil-bpm-pustekkom.php Minggu, 16 Januari 2011
KISI KISI UJIAN PRODUKTIF 2011
UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
KISI-KISI SOAL TEORI KEJURUAN
Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Kompetensi Keahlian : Teknik Otomotif Kendaraan Ringan/Teknik Mekanik Otomotif
Kode : 1289
Alokasi Waktu : 120 menit
No. | Standar Kompetensi Lulusan | Indikator |
1 | Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools) | Mengindentifikasi, mengkalibrasi dan membaca Alat ukur |
2 | Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponen-komponennya | Menjelaskan komponen dan cara memeriksa sistem pendingin air |
3 | Memelihara/servis sistem bahan bakar bensin | Mendeskripsikan fungsi dan kerja sistem-sistem pada karburator |
4 | Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel | Mendeskripsikan fungsi, kerja dan pemeriksaan komponen-komponen injeksi bahan bakar diesel |
5 | Memelihara/servis engine dan komponen-komponennya | Menjelaskan pekerjaan-pekerjaan dalam tune-up motor bensin konvensional dan penggunaan alat |
6 | Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen sistem pengoperasian | Mengidentifikasi komponen-komponen kopling |
7 | Memelihara transmisi | Menjelaskan kerja transmisi manual dan memeriksa komponen-komponen |
8 | Memelihara unit final drive/gardan | Menjelaskan cara memeriksa dan mengukur final drive |
9 | Memperbaiki poros penggerak roda | Menjelaskan cara memperbaiki poros pengerak roda |
10 | Memperbaiki roda dan ban | Mengidentifikasi jenis dan dimensi/ukuran ban |
11 | Memperbaiki sistem rem | Mengidentifikasi kerusakan dan cara kerja rem |
12 | Memperbaiki sistem kemudi | Mengidentifikasi kerusakan dan cara memperbaiki sistem kemudi |
13 | Memperbaiki sistem suspensi | Mengidentifikasi komponen sistem suspensi dan geometri roda |
14 | Memelihara baterai | Menjelaskan pengujian baterai dan menguji kondisi baterai |
15 | Memperbaiki kerusakan ringan pada rangkaian/ sistem kelistrikan, pengaman dan kelengkapan tambahan | Menjelaskan fungsi sistem pengaman kelistrikan |
16 | Memperbaiki sistem pengapian | Menjelaskan perangkai komponen dan perbaikan sistem pengapian |
17 | Memperbaiki sistem starter | Menjelaskan cara kerja dan pemeliharaan sistem starter |
18 | Memperbaiki sistem pengisian | Menjelaskan fungsi sistem pengisian dan komponen sistem pengisian |
19 | Memelihara/servis sistem AC (Air Conditioner) | Menjelaskan cara memelihara komponen-komponen sistem AC |
20 | Merawat/servis ringan mesin EFI | Mengidentifikasi komponen sensor EFI |
Jumat, 14 Januari 2011
NILAI REMEDIAL
Kepada seluruh siswa kelas XII yang nilai KHS dari semester 1 sampai semester 5 masih belum kompeten, agar segera mengurus ke guru masing masing karena waktu belajar anda tinggal beberapa bulan ke depan. Bagi siswa yang melaksanakan PSG baik Week Release, reguler maupun TAM, segera melengkapi nilai dan menemui guru mata pelajaran yang Nilainya masih kurang.
Jumat, 31 Desember 2010
UJIAN NASIONAL 2011
Meski ujian nasional baru akan berlangsung April 2011 mendatang, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sudah merencanakan standar kelulusan siswa. Salah satu ketentuannya menyatakan bahwa nilai unas bukan satu-satunya penentu kelulusan siswa. Meski begitu, ujian nasional masih menjadi persyaratan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kepala BSNP Djemari Mardapi mengatakan, keputusan itu disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan (SNP). Khususnya pada pasal 72 ayat satu yang menyatakan bahwa kelulusan peserta didik tidak hanya dinilai dari hasil unas semata. “Masih ada tiga kriteria lain yang harus diperhatikan oleh sekolah untuk bisa menentukan siswa itu lulus atau tidak,” katanya. Djemari menjelaskan, tiga kriteria selain nilai unas antaralain menyelesaikan program pembelajaran, lulus ujian sekolah, dan perolehan nilai baik pada semua mata pelajaran, juga akhlak mulia, kewarganegaraan, kepribadian, setetika, jasmani, kesehatan, dan olahraga. “Penilaiannya dalam bentuk tertulis, tes perbuatan, dan pengamatan,” tandasnya. Kata Djemari, setiap nilai memiliki keriteria nilai kelulusan masing-masing. Yaitu ada batas lulus untuk tiap komponen penilaiannya. Ketentuan nilainya diberikan oleh masing-masing pengajar di sekolah. “Oleh karena itu tidak benar bila dikatakan hanya unas yang menentukan kelulusan,” ujarnya. Menurut Djemari, meski ketentuan sudah disusun sejak lama tapi tidak banyak masyarakat yang memahaminya. Sebab,kebanyakan siswa menjadikan unas sebagai momok dari akhir evaluasi pembelajarannya. “Bisa saja, siswa yang lulus unas tetap dinyatakan tidak lulus sekolah oleh pihak sekolahnya,” terang Djemari. Wakil mendiknas Fasli Jalal menambahkan, meski sudah memiliki panduan rencana unas satuan pendidikan dasar dan menengah tahun ajaran 2010/2011 baru. Kemendiknas tetap menggunakan standar nilai yang sama dengan tahun lalu yakni 5,5 pada setiap mata pelajaran. “Ini standar paling normal menurut kami,” ungkapnya. Fasli menegaskan, penentuan standar nilai itu belum bisa dinaikkan hingga standar pelayanan minimun (SPM) pendidikan di setiap daerah sudah sama. “Sekarang kan masih belum merata, dan ini butuh waktu. Karena sedang kami tingkatkan daerah mana belum sesuai SPM-nya,” lanjut Fasli.
UJIAN NASIONAL 2011
UJIAN NASIONAL 2011 DIGELAR APRIL
Jakarta, 15/10/2010 (Kominfo-Newsroom) Badan Standardisasi NasionalPendidikan (BSNP) mengumumkan Ujian Nasional (UN) tahun 2011direncanakan digelar pada April, mundur satu bulan dari tahun iniyang diadakan pada Maret. Untuk UN tingkat SMA, MA, SMALB dan SMK 2011 direncanakandilaksanakan pada 4 hingga 9 April. Sementara untuk ujian ulanganakan digelar pada 23-27 Mei. Sementara ujian utama tingkat SMP, MTSdan SMPLB dapat dilaksanakan pada 11-14 April dan ulangannya 23-24Mei. Sedangkan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN)diselenggarakan pada Mei 2010, ujar Ketua BSNP Djemari Mardapi padaLokakarya UN di Jakarta, Jumat (15/10). Menurut Mardapi, mundurnya jadwal satu bulan itu karena UN 2010untuk tingkat SMA dan MA digelar pada 22-26 Maret, SMK pada 22-25Maret dan SMALB 22-24 Maret. Sedangkan ujian susulannya pada 29Maret-5 April untuk tingkat SMA/MA dan 29 Maret-1 April untukSMK. Ujian Nasional SMP/MTS/SMPLB tahun ini dilaksanakan pada 29Maret-1 April dan susulannya pada 5-8 April. Sedangkan ujianulangan untuk yang belum lulus di UN utama digelar pada 17-20Mei. Djemari menambahkan, sambil menunggu tahun depan, UN akandisempurnakan. Seperti kriteria kelulusan untuk sekolah yang telahmencapai standar nasional pendidikan atau kategori mandiriditentukan oleh BSNP. Sementara untuk yang belum penuhi standarditentukan oleh masing-masing provinsi, jelasnya. Penyelenggaran UN SMA,SMK dan MA, kata dia, BSNP mendelegasikanpelaksanaanya pada perguruan tinggi yang diselenggarakan pemerintahdengan dibantu oleh dinas pendidikan dan Lembaga Penjaminan MutuPendidikan (LPMP). Sedangkan untuk tingkat SMP dan MTS dilakukanoleh dinas pendidikan provinsi dan kota. Penyempurnaan lainnya, yakni mengenai pencetakan bahan ujiannasional harus dilakukan oleh perusahaan yang memenuhi criteria dansebaiknya dilakukan pada rayon seperti rayon Sumatera, Jawa,Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia Timur. Pencetakan bahan UNSMA,MA dan SMK dilakukan perguruan tinggi negeri, ungkapnya. Pihaknya juga akan meniadakan tim pemantau independen yangbertugas memantau pelaksanaan UN untuk SMP dan MTS dan akandiserahkan pada dinas pendidikan dan kabupaten. Djemari menegaskan,UN wajib dilaksanakan pada semua satuan pendidikan karena amanatdari PP No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan (Wamendiknas) FasliJalal dalam sambutannya menyatakan pemerintah memang perlu mencaribentuk yang ideal untuk pelaksanaan UN tahun depan. Namun, semuastakeholder harus sadar bahwa tidak akan ada yang sempurna dalampenyelenggaraan UN, sehingga harus ada kompromi dari semuapihak. Pengamat Pendidikan Arief Rachman berpendapat mutu pendidikanmemang harus merata jika UN ingin dilakukan tahun depan. Kedua,pemerintah harus memposisikan UN dalam kerangka hukum yang kuat.Jangan sampai UN yang dilaksanakan secara nasional melanggar HAM,tidak adil dan efektif serta bertentangan dengan nilai pendidikan,jelasnya. Arief juga menyatakan pemetaan mengenai kualitas pendidikanindonesia harus dilakukan secara benar dan akurat olehpemerintah.
Kamis, 23 Desember 2010
Selasa, 21 Desember 2010
VEDC MALANG BERITA TERBARU
Update Judul Diklat DIPA 2011 ada perubahan beberapa judul diklat DIPA 2011, juga melengkapi judul diklat sebelumnya, misal :
U Diklat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) (24 Org x 5 hr x 2 kls x 3 angk)
1 30 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Bangunan
2 40 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Logam dan Hidrolik
3 45 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Mesin dan CNC
4 50 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Elektronika
5 60 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Otomotif
6 70 Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Normatif dan Adaptif
Untuk Penelitian Tindakan kelas diperuntukan Bagi Guru SMK dengan Pangkat minimal IVa
G Diklat Kompetensi bagi Guru Bidang Studi Ototronik (12 org x 12 hr x 2 kls x 3 angk)
1 65 EEFA (Electric and Electronic Fundamentals for Automotive)
2 65 FCSA (Fundamentals Control System for Automotive)
3 65 ECS (Engine Control System)
4 65 SRKE (Sistem Rem Kendali Elektronik)
5 65 SRS (Supplementary Restraint System)=(Airbag dan Safety Belt)
6 65 EEFA (Electric and Electronic Fundamentals for Automotive)
Kelompok Q ada penambahan:
6 70 Kewirausahaan
7 70 Bahasa Inggris Guru Produktif SMK "RSBI"
8 70 Pengembangan KTSP
9 80 Diklat Tingkat Menengah Dasar Dasar Pengelolaan Energi Alternatif
10 80 Diklat Tingkat Menengah Pembelajaran Integratif
S Diklat Bahan Ajar Interaktif (12 org x 5 hr x 2 kls x 2 angk)
1 55 Bahan Ajar Interaktif SMK
2 55 Bahan Ajar Interaktif SMA
3 55 Bahan Ajar Interaktif SMK
4 55 Bahan Ajar Interaktif SMA
selengkapnya, silahkan lihat di http://www.facebook.com/l/38d59RmcQAzi-6MC1gi9VxNoBZQ;www.vedcmalang.com
semoga bermanfaat,
U Diklat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) (24 Org x 5 hr x 2 kls x 3 angk)
1 30 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Bangunan
2 40 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Logam dan Hidrolik
3 45 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Mesin dan CNC
4 50 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Elektronika
5 60 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Otomotif
6 70 Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Normatif dan Adaptif
Untuk Penelitian Tindakan kelas diperuntukan Bagi Guru SMK dengan Pangkat minimal IVa
G Diklat Kompetensi bagi Guru Bidang Studi Ototronik (12 org x 12 hr x 2 kls x 3 angk)
1 65 EEFA (Electric and Electronic Fundamentals for Automotive)
2 65 FCSA (Fundamentals Control System for Automotive)
3 65 ECS (Engine Control System)
4 65 SRKE (Sistem Rem Kendali Elektronik)
5 65 SRS (Supplementary Restraint System)=(Airbag dan Safety Belt)
6 65 EEFA (Electric and Electronic Fundamentals for Automotive)
Kelompok Q ada penambahan:
6 70 Kewirausahaan
7 70 Bahasa Inggris Guru Produktif SMK "RSBI"
8 70 Pengembangan KTSP
9 80 Diklat Tingkat Menengah Dasar Dasar Pengelolaan Energi Alternatif
10 80 Diklat Tingkat Menengah Pembelajaran Integratif
S Diklat Bahan Ajar Interaktif (12 org x 5 hr x 2 kls x 2 angk)
1 55 Bahan Ajar Interaktif SMK
2 55 Bahan Ajar Interaktif SMA
3 55 Bahan Ajar Interaktif SMK
4 55 Bahan Ajar Interaktif SMA
selengkapnya, silahkan lihat di http://www.facebook.com/l/38d59RmcQAzi-6MC1gi9VxNoBZQ;www.vedcmalang.com
semoga bermanfaat,
TRAINERR SEPEDA MOTOR
Unit Produksi SMKN 39 Jakarta menerima pesanan pembuatan TRAINER sepeda motor berbagai merk. Tersedia motor 2 tak dan 4 tak jenis Bebek, Matic, Injeksi dengan model Stand. Harga mulai 6 juta - 12 juta(Harga Jakarta dan sekitarnya belum termasuk pajak dan biaya kirim) Keterangan lebih lanjut silahkan email ke priyono.oto39@gmail.com.
Trainer motor injeksi jadi siap kirim ke Luar Jawa
Contoh Produk yang sudah siap dikirim ke Pemesan
Selasa, 14 Desember 2010
REMEDIAL SEMESTER GANJIL
Bagi siswa yang nilai nya belum kompeten dan sampai hari ini Selasa 14 Desember 2010 belum perbaikan maka, perbaikan / remedial dilakukan pada semester Genap dan nilai yang didapat semester ganjil apa adnya. Harap Maklum.
Training MITSUBISHI
PT Kramayudha Tigaberlian Motor (KTB) kembali memberi kemsempatan kepada para guru Teknik Otomotif untuk mengikuti Training Peningkatan Kompetensi untuk tahun 2011. Materi yang akan diadakan meliputi.
1. Basic electronik 2 angkatan
2. Basic Automatic transmisions 2 Angkatan
3. Basic MPI ( Multipoint Injections) 1 angkatan
4. Basic Power Trains 1 angkatan
5. Basic Chassis 1 AngkatanUntuk mengikuti Traaining MPI dan Automatic Transmision harus sudah lulus Basic electronic.. Pendaftaran sampai 31 Des 2010 lebih cepat lebih baik, siapa cepat dapat karena masing masing angkatan hanya akan dipanggil 7 orang guru.
Sabtu, 11 Desember 2010
DIKLAT KEJURUAN VEDC MALANG
Rencana Diklat 2011
Written by Wahyu Purnomo Monday, 06 December 2010 03:55
Berikut ini Rencana Judul Diklat yang dibiayai DIPA 2011 PPPPTK BOE/VEDC Malang. Bagi Sekolah ataupun Dinas Pendidikan yang akan mengusulkan Guru untuk mengikuti Diklat 2011 dapat mempersiapkan dan mengirimkan usulannya ke PPPPTK BOE/VEDC Malang, atau melalui fax ke 0341-491342, email dai@vedcmalang.or.id (mohon hanya mengirim usulan melalui alamat email tsb, apabila ke alamat email lain dimungkinkan tidak sampai ke Seksi Data dan Informasi).This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Diklat DIPA adalah Diklat yang dibiayai oleh Pemerintah melalui DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) PPPPTK BOE Malang. Biaya yang dibiayai pemerintah adalah biaya diklat, akomodasi selama diklat, biaya transport pp (besarnya sesuai peraturan pemerintah yg berlaku di PPPPTK BOE Malang)
Agar mendapat informasi terbaru secara lebih cepat, silahkan bergabung di group facebook VEDC Malang
Form usulan diklat dapat mengikuti form usulan di menu Diklat 2010. Tambahkan no hp peserta yang diusulkan untuk mempermudahkan komunikasi.
A Diklat Bidang Keahlian Otomotif Guru SMK (12 org x 12 hr x 2 kls x 4 angk)
1 60 Perawatan Sepeda Motor
2 60 Peralatan Bengkel dan Keselamatan kerja
3 60 Perawatan Sepeda Motor
4 60 Peralatan Bengkel dan Keselamatan kerja
5 60 Perawatan Sepeda Motor
6 60 Peralatan Bengkel dan Keselamatan kerja
7 60 Perawatan Sepeda Motor
8 60 Peralatan Bengkel dan Keselamatan kerja
1 60 Perawatan Sepeda Motor
2 60 Peralatan Bengkel dan Keselamatan kerja
3 60 Perawatan Sepeda Motor
4 60 Peralatan Bengkel dan Keselamatan kerja
5 60 Perawatan Sepeda Motor
6 60 Peralatan Bengkel dan Keselamatan kerja
7 60 Perawatan Sepeda Motor
8 60 Peralatan Bengkel dan Keselamatan kerja
B Diklat Bidang Keahlian Elektro Guru SMK (12 org x 12 hr x 2 kls x 4 ank)
1 50 Instalasi Listrik Dasar (51)
2 50 Teknik Elektronika Analog dan Digital (52)
3 50 Interfacing Solar Cell (53)
4 50 Teknik Pengendali (51)
5 50 Sistem Mikroprosesor dan Mikrokontroler (52)
6 50 Elektronika Applikasi (53)
7 50 Basic Pneumatic (51)
8 50 Teknik Elektronika Terapan (52)
9 50 Perbaikan Penerima Radio (53)
10 50 Basic PLC (51)
11 50 Teknik Pemrogaman Mikroprosesor (52)
12 50 Sinyal Audio dan Install Sound Sistem (53)
2 50 Teknik Elektronika Analog dan Digital (52)
3 50 Interfacing Solar Cell (53)
4 50 Teknik Pengendali (51)
5 50 Sistem Mikroprosesor dan Mikrokontroler (52)
6 50 Elektronika Applikasi (53)
7 50 Basic Pneumatic (51)
8 50 Teknik Elektronika Terapan (52)
9 50 Perbaikan Penerima Radio (53)
10 50 Basic PLC (51)
11 50 Teknik Pemrogaman Mikroprosesor (52)
12 50 Sinyal Audio dan Install Sound Sistem (53)
C Diklat Kompetensi Kejuruan bagi Guru Bidang Studi Bangunan (12 org x 12 hr x 2 kls x 4 angk)
1 30 Gambar Teknik
2 30 Pengukuran Kerangka Vertikal
3 30 Auto CAD Land Desktop
4 30 Finishing Bangunan Gedung
5 30 Struktur Bangunan Gedung
6 30 Pembuatan, Penyetelan Almari dan Pemasangan Asesories
7 30 Gambar Teknik Plumbing dan Sanitasi
8 30 Plumbing Dasar
1 30 Gambar Teknik
2 30 Pengukuran Kerangka Vertikal
3 30 Auto CAD Land Desktop
4 30 Finishing Bangunan Gedung
5 30 Struktur Bangunan Gedung
6 30 Pembuatan, Penyetelan Almari dan Pemasangan Asesories
7 30 Gambar Teknik Plumbing dan Sanitasi
8 30 Plumbing Dasar
D Diklat Kompetensi Guru Bidang Studi Pengerjaan Logam dan Hidrolik ( 12 org x 12 hr x 2 kls x 4 angk)
1 40 K3
2 40 Las Busur Listrik Manual 1G
3 40 Penggunaan Perkakas Tangan (Kerja Bangku)
4 40 Las Busur Listrik Manual 1G
5 40 Penggunaan Perkakas Tangan (Kerja Pelat)
6 40 Gambar Teknik
1 40 K3
2 40 Las Busur Listrik Manual 1G
3 40 Penggunaan Perkakas Tangan (Kerja Bangku)
4 40 Las Busur Listrik Manual 1G
5 40 Penggunaan Perkakas Tangan (Kerja Pelat)
6 40 Gambar Teknik
E Diklat Kompetensi bagi Guru Bidang Studi Mesin dan CNC ( 12 org x 12 hr x 2 kls x 4 angk)
1 45 Gambar Mesin 2D dengan CADD
2 45 Pemeliharaan dan Perbaikan Komponen Mesin
3 45 CNC
4 45 CADCAM
5 45 Gambar Mesin 2D dengan CADD
6 45 Kompetensi Teknik Bubut Komplek
7 45 CNC
8 45 CADCAM
1 45 Gambar Mesin 2D dengan CADD
2 45 Pemeliharaan dan Perbaikan Komponen Mesin
3 45 CNC
4 45 CADCAM
5 45 Gambar Mesin 2D dengan CADD
6 45 Kompetensi Teknik Bubut Komplek
7 45 CNC
8 45 CADCAM
F Diklat Kompetensi bagi Guru Bidang Studi Teknologi Informasi ( 12 org x 12 hr x 2 kls x 3 angk)
1 55 Desain Grafis 2D
2 55 Maintenance & Repair Personal Computer (PC)
3 55 IT Essential
4 55 Pemrogaman Game
5 55 E-Learning Management System
6 55 Komputer Animasi
7 55 KKPI
8 55 KKPI
1 55 Desain Grafis 2D
2 55 Maintenance & Repair Personal Computer (PC)
3 55 IT Essential
4 55 Pemrogaman Game
5 55 E-Learning Management System
6 55 Komputer Animasi
7 55 KKPI
8 55 KKPI
G Diklat Kompetensi bagi Guru Bidang Studi Ototronik (12 org x 12 hr x 2 kls x 3 angk)
1 65 EEFA (Electric and Electronic Fundamentals for Automotive)
2 65 FCSA (Fundamentals Control System for Automotive)
3 65 ECS (Engine Control System)
4 65 SRKE (Sistem Rem Kendali Elektronik)
5 65 SRS (Supplementary Restraint System)=(Airbag dan Safety Belt)
6 65 EEFA
1 65 EEFA (Electric and Electronic Fundamentals for Automotive)
2 65 FCSA (Fundamentals Control System for Automotive)
3 65 ECS (Engine Control System)
4 65 SRKE (Sistem Rem Kendali Elektronik)
5 65 SRS (Supplementary Restraint System)=(Airbag dan Safety Belt)
6 65 EEFA
H Diklat Uji Kompetensi bagi Guru bidang Studi Bangunan (12 org x 20 hr x 2 kls x 3 angk)
1 30 Gambar Teknik
2 30 Gambar Teknik Plumbing dan Sanitasi
3 30 Pekerjaan Gypsum
4 30 Aplikasi Finishing Furniture
5 30 Aplikasi Finishing Furniture
6 30 Plambing Dasar
1 30 Gambar Teknik
2 30 Gambar Teknik Plumbing dan Sanitasi
3 30 Pekerjaan Gypsum
4 30 Aplikasi Finishing Furniture
5 30 Aplikasi Finishing Furniture
6 30 Plambing Dasar
I Diklat Uji Kompetensi bagi Guru bidang Studi Pengerjaan Logam dan Hidrolik (12 org x 20 hr x 2 kls x 3 angk)
1 40 Hidrolik
2 40 Las SMAW
3 40 Hidrolik
4 40 Las SMAW
5 40 Hidrolik
6 40 Las SMAW
1 40 Hidrolik
2 40 Las SMAW
3 40 Hidrolik
4 40 Las SMAW
5 40 Hidrolik
6 40 Las SMAW
J Diklat Uji Kompetensi bagi Guru Pendidik Studi Mesin dan CNC (12 org x 20 hr x 2 kls x 3 angk)
1 45 Gambar Mesin 3D dengan CAD (CADD)
2 45 CNC
3 45 Teknik Permesinan
4 45 Gambar Mesin 3D dengan CAD (CADD)
5 45 CNC
6 45 Teknik Permesinan
1 45 Gambar Mesin 3D dengan CAD (CADD)
2 45 CNC
3 45 Teknik Permesinan
4 45 Gambar Mesin 3D dengan CAD (CADD)
5 45 CNC
6 45 Teknik Permesinan
K Diklat Uji Kompetensi bagi Guru Bidang Studi Teknologi Informasi ( 12 org x 20 hr x 2 kls x 3 angk)
1 55 CCNA 1 & 2
2 55 CCNA 3 & 4
3 55 Sertifikasi Assessor KKPI
4 55 Sertifikasi JENi
1 55 CCNA 1 & 2
2 55 CCNA 3 & 4
3 55 Sertifikasi Assessor KKPI
4 55 Sertifikasi JENi
L Diklat Uji Kompetensi bagi Guru Ototronik (12 org x 55 hr x 2 kls)
1 65 UK- EMS (Uji Kompetensi Engine Management System)
2 65 UK- EMS (Uji Kompetensi Engine Management System)
1 65 UK- EMS (Uji Kompetensi Engine Management System)
2 65 UK- EMS (Uji Kompetensi Engine Management System)
M Diklat Uji Kompetensi bagi Guru Otomotif (12 org x 20 hr x 2 kls x 3 angk)
1 60 Alat Ukur dan Servis Berkala
2 60 Sistem Pemindah Tenaga
3 60 Listrik Otomotif Level 1 + Sistem Pengisian dan Sistem Starter
4 60 Alat Ukur dan Servis Berkala
5 60 Sistem Pemindah Tenaga
6 60 Listrik Otomotif Level 1 + Sistem Pengisian dan Sistem Starter
1 60 Alat Ukur dan Servis Berkala
2 60 Sistem Pemindah Tenaga
3 60 Listrik Otomotif Level 1 + Sistem Pengisian dan Sistem Starter
4 60 Alat Ukur dan Servis Berkala
5 60 Sistem Pemindah Tenaga
6 60 Listrik Otomotif Level 1 + Sistem Pengisian dan Sistem Starter
N Diklat Literasi Teknologi Informasi ( 12 org x 5 hr x 2 kls x 2 angk)
1 55 Literasi TIK guru SD
2 55 Literasi TIK guru SMP
3 55 Literasi TIK guru SD
4 55 Literasi TIK guru SMP
1 55 Literasi TIK guru SD
2 55 Literasi TIK guru SMP
3 55 Literasi TIK guru SD
4 55 Literasi TIK guru SMP
O Diklat bagi Tenaga Kependidikan (24 org x 12 hr x 2 kls x 3 angk)
1 80 Diklat Tingkat Dasar Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Sekolah
2 80 Diklat Tingkat Menengah Teknik Dasar Pengelolaan Sampah
3 70 Manajemen Mutu ISO 9001:2008
4 70 Manajemen Sekolah
5 80 Diklat Tingkat Menengah DasarDasar Pengelolaan Energi Alternatif
6 80 Diklat Tingkat Menengah Pembelajaran Integratif
P Diklat Uji Kompetensi bagi Guru Bidang Studi Elektronika (12 org x 20 hr x 2 kls x 3 angk)
1 50 Teknik Pneumatik (51)
2 50 Advanced PLC (51)
3 50 Teknik Pemrogaman Mikrokontroler (52)
4 50 Teknik Digital Aplikasi (52)
5 50 Perbaikan Sistem Penerima Televisi (53)
6 50 Teknik Elektronika Aplikasi (53)
1 50 Teknik Pneumatik (51)
2 50 Advanced PLC (51)
3 50 Teknik Pemrogaman Mikrokontroler (52)
4 50 Teknik Digital Aplikasi (52)
5 50 Perbaikan Sistem Penerima Televisi (53)
6 50 Teknik Elektronika Aplikasi (53)
Q Diklat Kompetensi Pendukung (24 org x 12 hr x 2 kls x 3 angk)
1 30 Diklat Pembuatan Teaching Aid Pengukuran Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas VII
2 40 Diklat Pembuatan Teaching Aid Pemuaian Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas VII
3 45 Diklat Pembuatan Teaching Aid Gerak Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas X
4 50 Diklat Pembuatan Teaching Aid Kelistrikan Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas X
5 60 Diklat Pembuatan Teaching Aid Viskositas dan Listrik Industri Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas X
6 70 Refresher Course (Kewirausahaan)
1 30 Diklat Pembuatan Teaching Aid Pengukuran Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas VII
2 40 Diklat Pembuatan Teaching Aid Pemuaian Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas VII
3 45 Diklat Pembuatan Teaching Aid Gerak Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas X
4 50 Diklat Pembuatan Teaching Aid Kelistrikan Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas X
5 60 Diklat Pembuatan Teaching Aid Viskositas dan Listrik Industri Tepat Guna Bidang Studi IPA Kelas X
6 70 Refresher Course (Kewirausahaan)
S Diklat Bahan Ajar Interaktif (12 org x 5 hr x 2 kls x 2 angk)
1 55 Bahan Ajar Interaktif
2 55 Bahan Ajar Interaktif
3 55 Bahan Ajar Interaktif
4 55 Bahan Ajar Interaktif
U Diklat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) (24 Org x 5 hr x 2 kls x 3 angk)
1 30 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Bangunan
2 40 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Logam dan Hidrolik
3 45 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Mesin dan CNC
4 50 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Elektronika
5 60 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Otomotif
6 65 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Ototronik
1 55 Bahan Ajar Interaktif
2 55 Bahan Ajar Interaktif
3 55 Bahan Ajar Interaktif
4 55 Bahan Ajar Interaktif
U Diklat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) (24 Org x 5 hr x 2 kls x 3 angk)
1 30 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Bangunan
2 40 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Logam dan Hidrolik
3 45 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Mesin dan CNC
4 50 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Elektronika
5 60 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Otomotif
6 65 Penelitian Tindakan Kelas Bidang Studi Ototronik
SUMBER : VEDC MALANG :http://vedcmalang.com/p4tkboe/index.php?option=com_content&view=article&id=94&Itemid=28
Kamis, 09 Desember 2010
87 ANIMASI BARU
Ada sekitar 87 ANIAMASI baru berkaitan dengan mata pelajaran otomotif. silahkan download di: Sini http://www.4shared.com/account/dir/l-wm7rZE/sharing.html?rnd=89 atau materi utuh yang bisa dilihat di m-dukasi.net KEMENDIKNAS. artikel dan produk animasi dapat di aplikasikan di HP anda. Silahkan kunjungi situsnya di SINI atau http://m-edukasi.net/karya-lain-bpm-pustekkom.php
Dengan m-dukasi.net...kita belajar tanpa sekat.
ATAU buka situs ini http://www.e-dukasi.net
On Line interactive di http://www.e-dukasi.net/index.php?mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Materi%20Pokok/view&id=90&uniq=1386 Kamis, 18 November 2010
PENGUMUMAN SISWA PSG
Bagi siswa - siswi PSG yang belum sempat mengikuti Ulangan Bulanan Periode Agustus - Nopember, harap segera menghubungi Guru masing - masing untuk susulan maupun Tugas - tugas pengganti nya. Ujian semester Ganjil rencananya akan dilaksanakan minggu ke 2 Desember 2010. Agar tidak terjadi kekurangan nilai harap selesaikan tugas - tugas anda sebelum Ulangan Akhir Semester Ganjil.Tugas harus dikumpulkan paling lambat 14 Desember 2010 jam 15.00 wib.
Jumat, 03 September 2010
Download Link Bahan ajar
Bagi siswa - siswi PSG yang belum sempat mengikuti Ulangan Bulanan Periode Agustus - Nopember, harap segera menghubungi Guru masing - masing untuk susulan maupun Tugas - tugas pengganti nya. Ujian semester Ganjil rencananya akan dilaksanakan minggu ke 2 Desember 2010. Agar tidak terjadi kekurangan nilai harap selesaikan tugas - tugas anda sebelum Ulangan Akhir Semester Ganjil.
Sampai hari ini 3 September 2010 link bahan ajar yang dipasang di blog inisudah diunduh 19.422 | Digabung : | 1 tahun yang lalu |
| File-file : | 618 |
| Folder-folder: | 16 |
| Unduhan : | 19,442 |
LAPORAN PSG
Bagi siswa yang sudah selesai PSG Reguler 3 Bulan dan 6 bulan segera menyusun Laporan dengan format seperti di bawah ini. Tulis tangan dulu kemudian konsultasikan ke guru pembimbing masing - masing.
SISTEMATIKA PEMBUATAN LAPORAN
1. Bagian depan:
- Halaman sampul
- Halaman Identitas sekolah
- Halaman pengesahan
- Halaman Kata Pengantar
- Halaman Daftar ISI
2. Bagian sisi meliputi:
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Perusahan
- Sejarah Perusahaan
- Struktur Organisasi
- Bidang Usaha
- Hasil Produksi
B. Tujuan dan Sasaran
BAB II Laporan Kegiatan
A. Kegiatan harian
B. Keahlian dari industri
C. Kesesuaian dengan disiplin ilmu
BAB III Penutup
A. Kesimpulan
B. Saran - saran
Lampiran - lampiran
1. Bagian depan:
- Halaman sampul
- Halaman Identitas sekolah
- Halaman pengesahan
- Halaman Kata Pengantar
- Halaman Daftar ISI
2. Bagian sisi meliputi:
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Perusahan
- Sejarah Perusahaan
- Struktur Organisasi
- Bidang Usaha
- Hasil Produksi
B. Tujuan dan Sasaran
BAB II Laporan Kegiatan
A. Kegiatan harian
B. Keahlian dari industri
C. Kesesuaian dengan disiplin ilmu
BAB III Penutup
A. Kesimpulan
B. Saran - saran
Lampiran - lampiran
Minggu, 15 Agustus 2010
Total download materi bahan ajar di BLOG ini
Ini hasil copy paste dari account 4shared di ink BLOG ini. 17.800 klik download selama setahn ini
|
Welcome to my page! I want to share my stuff with you and hope you will find something useful here. Enjoy my collection and come back again and again, I will do my best to make it always interesting for you. Thank you for your time!
Klik tautan di bawah ini
Kamis, 12 Agustus 2010
Ringkasan materi Kelas XI MUATAN LOKAL
Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam suatu rangkaian. Kemampuan resistor dalam menghambat arus listrik sangat beragam disesuaikan dengan nilai resistansi resistor tersebut.Resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol Ω (Omega).Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam suatu rangkaian. Kemampuan resistor dalam menghambat arus listrik sangat beragam disesuaikan dengan nilai resistansi resistor tersebut.Resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol Ω (Omega). Didalam rangkaian elektronika resistor dilambangkan dengan angka " R "Ada beberapa jenis resistor yang ada dipasaran antara lain : Resistor Carbon, Wirewound, dan Metal Film. Ada juga Resistor yang dapat diubah-ubah nilai resistansinya antara lain : Potensiometer dan Trimpot. Selain itu ada juga Resistor yang nilai resistansinya berubah bila terkena cahaya namanya LDR ( Light Dependent Resistor ) dan Resistor yang yang nilai resistansinya berubah tergantung dari suhu disekitarnya namanya NTC ( Negative Thermal Resistance . Untuk resistor jenis carbon maupun metalfilm biasanya digunakan kode-kode warna sebagai petunjuk besarnya nilai resistansi ( tahanan ) dari resistor. Kode-kode warna itu melambangkan angka ke-1, angka ke-2, angka perkalian dengan 10 ( multiflier ), nilai toleransi kesalahan, dan nilai qualitas dari resistor. Kode warna itu antara lain Hitam, Coklat, Merah, Orange, Kuning, Hijau, Biru, Ungu, Abu-abu, Putih, Emas dan Perak. Warna hitam untuk angka 0, coklat untuk angka 1, merah untuk angka 2, orange untuk angka 3, kuning untuk angka 4, hijau untuk angka 5, biru untuk angka 6, ungu untuk angka 7, abu-abu untuk angka 8, dan putih untuk angka 9. Sedangkan warna emas dan perak biasanya untuk menunjukan nilai toleransi yaitu emas nilai toleransinya 10 %, sedangkan perak nilai toleransinya 5 %.
Resistors are the basic components of electronics that is used to limit the amount of current flowing in a circuit. Ability to inhibit the flow of electrical resistors varies with the value of resistor adjusted tersebut.Resistor resistive and generally made of carbon materials. Unit resistance of a resistor is called Ohm or denoted by the symbol Ω (Omega). Resistors are the basic components of electronics that is used to limit the amount of current flowing in a circuit. Ability to inhibit the flow of electrical resistors varies with the value of resistor adjusted tersebut.Resistor resistive and generally made of carbon materials. Unit resistance of a resistor is called Ohm or denoted by the symbol Ω (Omega). In an electronic circuit resistors are denoted with "R" There are several types of resistors available in the market include: Carbon Resistors, Wirewound, and Metal Films. There is also a resistor that can be altered resistance value, among others: Potentiometer and Trimpot. In addition there is also a resistor that changes resistance value when exposed to light his name LDR (Light Dependent Resistor) and the value of resistor that changes resistance depending on the temperature surrounding the name of NTC (Negative Thermal Resistance. For the resistor type and metalfilm carbon is usually used as the color codes clues to the value of resistance (resistance) of the resistor.'s color codes represent the first digit, 2nd digit, digit multiplication by 10 (multiplier), the value of error tolerance, qualities and values of the resistor.'s color code, among others, Black , Brown, Red, Orange, Yellow, Green, Blue, Purple, Grey, White, Gold and Silver. The black color for the numbers 0, cocoa for number one, red for numbers 2, orange for the number three, yellow for number four , green for the number 5, blue for numbers 6, 7 numbers of purple, gray for the number eight, and white for the number 9. While gold and silver colors are usually in order to show the value of tolerance is the tolerance value of 10% gold, silver while the tolerance value5%.

ara cepat Menghafal kode warna adalah :
Hitam, Coklat, Merah, Orange, Kuning, Hijau, Biru, Violet, Abu-abu, Perak, Putih = Hi-Co-M-O-K-Hi-Bi-Vi-A-Pe-P
Komposisi karbon
Resistor komposisi karbon terdiri dari sebuah unsur resistif berbentuk tabung dengan kawat atau tutup logam pada kedua ujungnya. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik. Resistor komposisi karbon lawas mempunyai badan yang tidak terisolasi, kawat penghubung dililitkan disekitar ujung unsur resistif dan kemudian disolder. Resistor yang sudah jadi dicat dengan kode warna dari harganya.
Unsur resistif dibuat dari campuran serbuk karbon dan bahan isolator (biasanya keramik). Resindigunakan untuk melekatkan campuran. Resistansinya ditentukan oleh perbandingan dari serbuk karbon dengan bahan isolator. Resistor komposisi karbon sering digunakan sebelum tahun 1970-an, tetapi sekarang tidak terlalu populer karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, bahang dari solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi yang tak dapat dikembalikan.
Walaupun begitu, resistor ini sangat reliabel jika tidak pernah diberikan tegangan lebih ataupun panas lebih.
Resistor ini masih diproduksi, tetapi relatif cukup mahal. Resistansinya berkisar antara beberapa miliohm hingga 22 MOhm.
Carbon CompositionCarbon composition resistors consist of a tubular resistive element with a wire or metal cap at both ends. Resistor body is protected with paint or plastic. Old carbon composition resistors have not isolated entities, connecting wire wrapped around the end of the resistive element and then soldered. Resistors which have become painted with the color code of the price.The resistive element is made from a mixture of carbon powder and an insulating material (usually ceramic). Resindigunakan for embedding the mix. Resistance is determined by the ratio of carbon powder with an insulating material. Carbon composition resistors are often used before the 1970s, but now not so popular because they resistors of other types have better characteristics, such as tolerance, independence of the stress (carbon composition resistors change resistance when subjected to more stress), and the independence of the pressure / strain . In addition, if the resistor becomes damp, heat from the solder can lead to changes in resistance that can not be refunded.However, this resistor is very reliable when the voltage is never given more heat or more.This resistor is still produced, but relatively quite expensive. Resistance ranging from a few m-ohms to 22 MOhm.
Film karbon
Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar[1]. Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu diantara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 volt[2].
Carbon filmLayer of carbon film deposited on a layer of insulating substrate, and cuts made to form a spiral resistive path long and narrow. By changing the width of cut lines, coupled with the resistivity of carbon (between 9 to 40 μΩ-cm) can provide a wide resistance [1]. Carbon film resistor power rating between 1 / 6 W to 5 W at 70 ° C. Resistance is available between 1 ohm to 10 MOhm.Carbon film resistor can work at temperatures between -55 ° C to 155 ° C. It has a maximum working voltage of 200 to 600 volts
Carbon filmLayer of carbon film deposited on a layer of insulating substrate, and cuts made to form a spiral resistive path long and narrow. By changing the width of cut lines, coupled with the resistivity of carbon (between 9 to 40 μΩ-cm) can provide a wide resistance [1]. Carbon film resistor power rating between 1 / 6 W to 5 W at 70 ° C. Resistance is available between 1 ohm to 10 MOhm.Carbon film resistor can work at temperatures between -55 ° C to 155 ° C. It has a maximum working voltage of 200 to 600 volts
[sunting]Film logam
Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.
Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang mempengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF
Metal filmThe main resistive element of foil resistors is a special alloy foil as thick as several micrometers.Foil resistors are resistors with precision and the best stability. One of the important parameters influencing stability is the temperature coefficient of resistance (TCR). TCR of foil resistors is very low. Ultra-precision foil resistors have a TCR of 0.14ppm / ° C, tolerance ± 0005%, long-term stability 25ppm/tahun, 50ppm / 3 years, load stability 0.03% / 2000 hours, the heat 0.1μvolt EMF / ° C, noise-42dB, voltage coefficient of 0.1ppm / V, 0.08μH inductance, capacitance-volt 0.5pF0
Penandaan resistor
Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.
Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan digit ketiga. Aturannya adalah "badan, ujung, titik" memberikan urutan dua digit resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%) pada ujung lainnya.
Axial resistors typically uses colors to show the banding pattern of resistance. Resistor pairs-surface ditandas numerically if large enough to be marked, usually small size resistors currently used is too small to be marked. Packaging is usually light brown, brown, blue, or green, although other colors are also possible, such as dark red or gray. Resistors early 20th century are usually not isolated, and dipped in paint to cover the entire body for color coding. Given a second color on one end, and a point (or ribbon) of color in the middle to give the third digit. The rule is "the body, tip, point" gives the order of two decimal digits of the resistance and the multiplier. Basically tolerance is ± 20%. Resistors with tighter tolerances using silver color (± 10%) or gold (± 5%) at the end of lainnya.ngan 0.1ppm / V, 0.08μH inductance, capacitance-volt 0.5pF0 Identifikasi empat pita
Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang pita kelima menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.
Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%. Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56, sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ± 2%, memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ± 2%.
Identification of four ribbons are color coded scheme the most frequently used. It consists of four color printing ribbon around the resistor body. The first two bands are two-digit information on resistance rates, the third band is the multiplier (number of zeros are added after the two digits of the resistance) and the fourth is the tolerance of the price band of resistance. Sometimes the fifth band indicates the temperature coefficient, but this must be distinguished from the five-color system using three digits of the true resistance.For example, green-blue-yellow-red was 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%. Description of the easier are: first ribbon, green, has a price of 5 and a second ribbon, blue, has a price of 6, and both are counted as 56. The third tape, yellow, has a price of 104, which adds four zeros in the back 56, while the fourth ribbon, red, is the code for the tolerance of ± 2%, giving 560.000Ω value on the accuracy of ± 2%. I 0.5pF0 vol
Identification of four ribbons are color coded scheme the most frequently used. It consists of four color printing ribbon around the resistor body. The first two bands are two-digit information on resistance rates, the third band is the multiplier (number of zeros are added after the two digits of the resistance) and the fourth is the tolerance of the price band of resistance. Sometimes the fifth band indicates the temperature coefficient, but this must be distinguished from the five-color system using three digits of the true resistance.For example, green-blue-yellow-red was 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%. Description of the easier are: first ribbon, green, has a price of 5 and a second ribbon, blue, has a price of 6, and both are counted as 56. The third tape, yellow, has a price of 104, which adds four zeros in the back 56, while the fourth ribbon, red, is the code for the tolerance of ± 2%, giving 560.000Ω value on the accuracy of ± 2%. I 0.5pF0 vol
Identifikasi lima pita
Identifikasi lima pita digunakan pada resistor presisi (toleransi 1%, 0.5%, 0.25%, 0.1%), untuk memberikan harga resistansi ketiga. Tiga pita pertama menunjukkan harga resistansi, pita keempat adalah pengali, dan yang kelima adalah toleransi. Resistor lima pita dengan pita keempat berwarna emas atau perak kadang-kadang diabaikan, biasanya pada resistor lawas atau penggunaan khusus. Pita keempat adalah toleransi dan yang kelima adalah koefisien suhu.
Identification of the five bands are used in precision resistors (tolerance 1%, 0.5%, 0.25%, 0.1%), to provide a third resistance value. The first three bands indicate the price of resistance, the fourth band is the multiplier, and the fifth is the tolerance. Resistors five colored ribbons with four bands of gold or silver is sometimes overlooked, usually at the old resistors or special usage. Ribbon is the fourth and the fifth is the tolerance of the temperature coefficient.
Identification of the five bands are used in precision resistors (tolerance 1%, 0.5%, 0.25%, 0.1%), to provide a third resistance value. The first three bands indicate the price of resistance, the fourth band is the multiplier, and the fifth is the tolerance. Resistors five colored ribbons with four bands of gold or silver is sometimes overlooked, usually at the old resistors or special usage. Ribbon is the fourth and the fifth is the tolerance of the temperature coefficient.
Langganan:
Postingan (Atom)


